BANDUNG – Dinamika ekonomi global yang berpotensi memicu peningkatan pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung.
Melalui Dinas Ketenagakerjaan, sejumlah langkah strategis disiapkan untuk memperkuat ketahanan tenaga kerja sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menjelaskan, strategi utama yang dilakukan adalah memperbanyak pelatihan berbasis kompetensi yang langsung mengacu pada kebutuhan industri.
Selain itu, program padat karya juga diperluas sebagai bentuk antisipasi dampak PHK sekaligus mendukung berbagai program penataan lingkungan dan pembangunan kota.
"Program ini tidak hanya memberikan penghasilan sementara bagi masyarakat, tetapi juga membantu menjaga produktivitas tenaga kerja yang terdampak PHK," ujarnya.**(Luky)
0 Komentar