KABARMERAHPUTIH,--Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota
Bandung yang digelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak.
Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi
kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi
kontestasi politik 2029.
Ketua
DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab berjalan
lancar dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan dibawa ke
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
“Alhamdulillah,
hari ini semua berjalan lancar, mulus. Ada tujuh rekomendasi dari DPW maupun
DPC yang akan diusulkan ke pusat. Siapapun nanti yang menjadi ketua,
mudah-mudahan bisa membuat PKB Kota Bandung semakin besar dan semakin
memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Erwin.
Ia
juga menekankan pentingnya kesiapan kader menghadapi perubahan demografi
pemilih pada Pemilu 2029. Menurutnya, dominasi pemilih milenial hingga 60
persen harus direspons dengan peningkatan kualitas kader.
“Kader
PKB bukan hanya harus cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara
mental, tangguh secara sosial, berakar secara kultural, serta memiliki akhlakul
karimah dan spirit ibadah yang tinggi,” tegasnya.
Erwin,
yang telah menjabat sebagai Ketua DPC selama tiga periode atau sekitar 15
tahun, menyatakan dirinya siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih. Ia
juga menginstruksikan seluruh kader untuk tetap solid.
“Saya
hanya mendukung. Siapapun yang nanti diputuskan DPP, semua kader harus solid,”
katanya.
Sementara
itu, Sekretaris DPC PKB Kota Bandung, AA Abdul Rozak, yang juga menjabat
sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD Kota Bandung, menjelaskan bahwa Muscab kali
ini dihadiri langsung oleh jajaran DPP dan DPW PKB, serta berlangsung dalam
beberapa tahapan sidang yang berjalan kondusif.
“Seluruh
rangkaian persidangan dari tahap pertama hingga keempat berjalan lancar.
Dipimpin langsung oleh DPP dan didampingi oleh DPW, seluruh proses menghasilkan
tujuh nama calon Ketua DPC PKB Kota Bandung,” ungkapnya.
Dari
tujuh nama tersebut, empat berasal dari unsur Fraksi PKB DPRD Kota Bandung,
sementara sisanya termasuk petahana Erwin serta dua nama dari kepengurusan DPW
PKB Jawa Barat.
Selanjutnya,
ketujuh kandidat tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan
(UKK) yang digelar DPP PKB. Hasil akhir penetapan Ketua DPC PKB Kota Bandung
dijadwalkan akan diumumkan pada Juli 2026, bertepatan dengan puncak Hari Lahir
(Harlah) PKB tingkat nasional.
Tak
hanya soal regenerasi, Muscab ini juga menjadi momentum evaluasi kekuatan
politik PKB di Kota Bandung. Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD Kota
Bandung serta posisi Wakil Wali Kota.
“Ke
depan, target kami jelas. Minimal bisa meraih tujuh kursi agar terisi di setiap
daerah pemilihan. Bahkan maksimalnya bisa tembus sembilan hingga sepuluh kursi
di Pemilu 2029,” tegas AA Abdul Rozak.
Ia
menambahkan, soliditas internal menjadi kunci utama untuk mencapai target
tersebut, terlebih dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.
“Siapapun
pemimpinnya nanti, DPC PKB Kota Bandung harus tetap solid dan bergerak bersama
untuk memenangkan hati masyarakat,” pungkasnya.
Sementara
itu, Ketua pelaksana Muscab PKB kota Bandung Indri Rindani mensyukuri acara
yang ini berjalan lancar dan khidmat, semoga, dia berharap hasil Muscab ini
bisa memberikan yang terbaik dan kebermanfaatan untuk PKB secara internal dan
masyarakat pada umumnya.( Red,- Luky )




0 Komentar